Andalan

Terlibat kasus sabu oknum kepsek terancam pidana seumur hidup

Asafamedia°•|Tulang Bawang | Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) harusnya menjadi suri tauladan untuk guru-guru serta anak didiknya, tetapi hal tersebut tidak ditunjukkan oleh NN, warga Jalan 1, Lingkungan Menggala, Kelurahan Menggala Kota, Menggala, Tulang Bawang, Lampung.

Oknum Kepsek yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berumur 41 tahun ini diduga menjadi pengedar dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, sehingga ia ditangkap oleh petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang.

Dari lokasi penangkapan, petugas kami berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu paket narkoba jenis sabu dengan berat bruto 0,17 gram.

“Keberhasilan petugas kami dalam mengungkap kasus narkoba ini merupakan hasil penyelidikan, informasi yang didapat bahwa di rumah oknum PNS ini sering dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu,” kata AKP Anton.

Oknum PNS tersebut saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. | Towi

bupati pesawaran Hadiakan motor untuk petani terbaik

Caftion Photo : Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Saat melakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) antara Bupati Pesawaran, Ketua Perhiptani Provinsi Lampung dan Polinela Lampung.

Asafamedia
20 Januari 2022OlehSela Nur Hidayah
Hadiah Motor dari Bupati Dendi untuk Petani Terbaik
Sela Nur Hidayah-WAY KANAN-0 Views
Whatsapp

Caftion Photo : Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Saat melakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) antara Bupati Pesawaran, Ketua Perhiptani Provinsi Lampung dan Polinela Lampung.
PESAWARAN – Guna memacu tugasnya agar lebih semangat lagi. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona akan memberikan hadiah berupa sepeda motor untuk penyuluh pertanian terbaik.

Hal itu dikatakan Dendi saat acara pengukuhan kepengurusan DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonisia (Perhiptani) Kabuoaten Pesawaran masa bhakti 2021-2026 di Balai Dusun VIII Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran,Kamis (20/1/2022).

“Kalau ingin besar BOPnya, tingkatkan kualitasnya para penyuluh. Karena petani sesungguhnya sangat siap bertani apa saja asalkan ada jaminan panen yang sesuai, mau nanam kakao, padi dan jagung atau komoditi lain asalkan hulu dan hilirnya terjamin pasti petani mau dan insha allah sejahtera,”jelaanya.

Kedepan,sambungnya lagi, bagi kecamatan yang memiliki penyuluh dengan kinerja baik akan diberikan hadiah guna memacu tugasnya dilapangan. Tentunya melalui penilaian dari berbagai aspek sehingga para penyuluh dapat menjadi panutan bagi petani.

“Bagi kecamatan yang memiliki tenaga penyuluh terbaik, nantinya akan sya berikan reward berupa sepeda motor roda dua. Untuk itu, ayo tingkatkan kualitas dan dampingi petani agar lebih baik, ” harapnya.

Bahkan Dendi juga mengajak semua petani dan peternak serta pelaku usaha lain untuk segera bangkit dengan berbagai upaya setelah sekian lama lesu akibat pandemi.

“Di tahun 2022 ini, sektor pertanian perkebunan dan perikanan harus melompat naik pasca pandemi covid-19, untuk itu kami memohon bantuan kepada Polinela sebagai mitra dapat mengembangkan potensi tersebut ke yang lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Perhiptani Provinsi Lampung Sutono mengatakan, bahwa persoalan penyuluh di lapangan sangat kompleks sehingga diperlukan komunikasi dan integrasi pihak terkait sebagai solusi.

“Para penyuluh ini banyak persoalannya, banyak yang mereka keluhkan di lapangan, karenanya diperlukan wadah untuk dapat mengakomodasi segala kendala guna mengatasinya,” pungkasnya. (red)

Haluan Lampung

20 Januari 2022OlehSela Nur Hidayah

Hadiah Motor dari Bupati Dendi untuk Petani Terbaik

Sela Nur HidayahWAY KANAN-0 Views

Whatsapp

Caftion Photo : Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Saat melakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) antara Bupati Pesawaran, Ketua Perhiptani Provinsi Lampung dan Polinela Lampung.

PESAWARAN – Guna memacu tugasnya agar lebih semangat lagi. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona akan memberikan hadiah berupa sepeda motor untuk penyuluh pertanian terbaik.

Hal itu dikatakan Dendi saat acara pengukuhan kepengurusan DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonisia (Perhiptani) Kabuoaten Pesawaran masa bhakti 2021-2026 di Balai Dusun VIII Desa Sungai Langka Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran,Kamis (20/1/2022).

“Kalau ingin besar BOPnya, tingkatkan kualitasnya para penyuluh. Karena petani sesungguhnya sangat siap bertani apa saja asalkan ada jaminan panen yang sesuai, mau nanam kakao, padi dan jagung atau komoditi lain asalkan hulu dan hilirnya terjamin pasti petani mau dan insha allah sejahtera,”jelaanya.

Kedepan,sambungnya lagi, bagi kecamatan yang memiliki penyuluh dengan kinerja baik akan diberikan hadiah guna memacu tugasnya dilapangan. Tentunya melalui penilaian dari berbagai aspek sehingga para penyuluh dapat menjadi panutan bagi petani.

“Bagi kecamatan yang memiliki tenaga penyuluh terbaik, nantinya akan sya berikan reward berupa sepeda motor roda dua. Untuk itu, ayo tingkatkan kualitas dan dampingi petani agar lebih baik, ” harapnya.

Masyarakat Umbakh Keluhkan Dana Desa Ratusan Juta, Oknum Ini Malah Tantang Wartawan

Asafamedia online berimbang dan terpercaya

Hal tersebut terungkap saat investigasi media beritaIndonesia.co medapatkan informasi berdasarkan penggunaan anggaran Dana Desa (DD) di tahun 2021 dan berdasarkan pencocokan data APBdes Desa Umbar yang diduga sarat akan penyimpangan dalam pelaksanaan dan realisasinya.

Pada tahun 2021 tahap 1 Kepala Desa Azmi Yazi menganggarkan untuk beberapa kegiatan diantaranya Pemberdayaan Masyarakat Desa Pelatihan/Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Rp.43.500.000,-

– Pelatihan Pengelolaan BUMDes (Pelatihan yang dilaksanakan oleh Desa) Rp. 25.000.000,-
– Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp. 26.620.000,-
– Peningkatan kapasitas BPD Rp.5.000.000,-
– Pemeliharaan Jembatan Milik Desa Rp. 44.984.000,-
– Pembuatan/Pemutakhiran Peta Wilayah dan Sosial Desa Rp. 106.024.096,-
– Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman (Penampungan, Bank Sampah, dll)** Rp. 59.780.220,-
– Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp. 82.352.941,-
– Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp. 86.304.348,-
– Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) ** Rp. 12.000.000,-

Di dalam pelaksanaan dan realisasi penggunaan anggaran Dana Desa 2021 tahap dua (2) masyarakat yang sementara meminta nama nya di rahasiakan menjelaskan, tidak ada perubahan yang signifikan hasil dari kucuran dana tersebut.

“Dana yang sangat besar kami selaku masyarakat Desa umbar mempertanyakan, ya bisa di liat sendiri gak ada perubahan dari dulu sampai sekarang masih seperti ini aja gak ada perubahan,” ungkapnya Kamis (20/1).

Lanjutnya, program posyandu yang di anggarkan menjadi pertanyaan warga karena tidak jelas peruntukannya.

“seperti posyandu kami cuman dapat bantuan roti dua bungkus untuk balita, sedangkan lansia roti dan susu, kalau anak balita ya dapat susu dan roti juga cuman itu aja gak ada yang lain,” sesalnya.

Di tahun 2021 Kepala Desa Azmi Yuza DesaTahap Dua (2) menganggarkan untuk beberapa kegiatan diantara nya.
– Pemberdayaan Masyarakat Desa
Pelatihan/Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Rp. 43.500.000,-
– Pelatihan Pengelolaan BUM Desa (Pelatihan yang dilaksanakan oleh Desa) Rp. 25.000.000,-
– Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp. 26.620.000,-
– Peningkatan kapasitas BPD Rp. 5.000.000,-
-Pelaksanaan Pembangunan Desa
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp. 37.500.000,-
– Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp. 15.000.000,-
-Pemeliharaan Jembatan Milik Desa Rp. 44.984.000,-
– Pembuatan/Pemutakhiran Peta Wilayah dan Sosial Desa Rp. 106.024.096,-
– Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Pengelolaan Sampah Desa/Permukiman (Penampungan, Bank Sampah, dll)** Rp. 59.780.220,-
– Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp. 82.352.941,-
– Dukungan Pendidikan bagi Siswa Miskin/Berprestasi Rp. 5.400.000,-
– Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp. 86.304.348,-
– Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) ** Rp. 12.000.000,-

Menanggapi keluhan dari masyarakat tersebut, Kepala Pekon Umbakh Azmi Yazi tidak menjawab dugaan pelanggaran penggunaan DD dengan jelas. Bahkan telpon wartawan beritaindonesia.co dijawab oleh seseorang yang tidak dikenal.

Dengan bahasa daerah (Lampung) oknum yang mengaku bernama Iyan tersebut mengaku tersinggung adanya konfirmasi oleh awak media.

“Sekolah dulu baru tulis berita, siapa yang ngomong warga itu, kalau punya otak pasti tersinggung pekon sendiri dirusuhin,” ujar Iyan dengan bahasa daerah.

Bahkan dirinya menantang pihak media untuk melaporkan hal tersebut ke penegak hukum hingga mengaku punya orang di kejaksaan maupun kepolisian.

“Laporkan, di kejaksaan saya ada, di kepolisian juga ada,” tandasnya. (Edi Wijaya)

BUPATI LAMPUNG BARAT Hi.PAROSIL MABSUS BERIKAN BANTUAN KEPADA KELUARGA KORBAN TENGGELAM DI BENDUNGAN SUNGAI PEKON ARGO MULYO BATU KETULIS

Asafamedia online berimbang dan terpercaya

Asafamedia| Minggu, 02 Januari 2022
Bupati Lampung Barat Hi.Parosil Mabsus mengunjungi keluarga yang kini sedang berduka akibat salah satu keluarganya menjadi korban tenggelam di bendungan sungai argo Mulyo kecamatan batu Ketulis.

Dalam Kunjungan nya Bupati Lampung Barat Hi.Parosil Mabsus mengungkapkan turut berduka cita yang sedalam dalamnya pada keluarga korban yang ditinggalkan.
Tidak hanya itu Hi.Parosil Mabsus juga memberikan bantuan berupa bahan poko ( sembako ) serta dana duka kepada keluarga korban yang ditinggalkan .

Disaksikan oleh ketua tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP-PKK ) dan Komisioner KPU Lampung Barat
Syarif Ediansah.

Bantuan yang diberikan merupakan salah satu program pak bupati Lampung Barat yang direncanakan ditahun 2021, yaitu memberikan santunan kepada keluarga duka , tutur Hi.Parosil Mabsus dalam sambutannya . (Asafamedia)

Puan Maharani melalui Anggota DPR dan DPD Berikan Bantuan Sembako di Lampung Tengah

Asafamediaonline berimbang dan terpercaya

Asafamedia|31Desember 2021| Lampung tengah,
Ketua DPR RI Puan Maharani melalui Anggota DPD Bustami Zaenudin dan Anggota DPR I Komang Koheri, memberikan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak copid 19, di Kecamatan Seputih Raman, Kampung Rama Dewa.(31/12).


Reses Akhir tahun Senator Bustami Zaenudin,menjelaskan bahwa kita membawa bantuan beras dari Ketua DPR Puan Maharani,yang di peruntukan untuk Masyarakat dan Kelompok Wanita Tangguh .


Kebetulan saya juga bersama Anggota DPR Komisi VIII,I Komang Koheri,bahwa dimasa pandemi,tentunya banyak masyarakat yang terdampak,adanya bantuan dari Puan Mahari,bisa meringankan beban masyarakat  kurang mampu dengan bantuan Beras paparnya.


Usai berikan bantuan Beras,anggota DPD Lampung yang pernah menjabat Bupati Way Kanan,juga memberikan Pemahaman terkait tugas pokok DPD.

 tugas-tugasnya tidak jauh beda dengan DPR,pada sidang paripurna kita  pada saat sidang tahunan itu membahas anggaran untuk negara ini.

Seperti anggaran Add,itu kita yang mengesahkan bersama DPR,kemudian di salurkan pada propinsi dan Kabupaten kota .


Kita juga turun kebawah,menerima masukan dari masyarakat yang nantinya akan kita sampaikan di Pusat,


Anggota DPR dari Komisi VIII IKomang Koheri dari Fraksi PDIP,di Reses akhir tahun ini,kita membagikan Laptop pada masyarakat kurang mampu,namun untuk anak anaknya yang sekolah.


Selain itu kita juga mewakili Puan Maharani, memberikan Beras pada Masyarakat di dapil II, yang jumlahnya ada 4000 Paket beras 5 KG,memang ini belum seberapa,namun ini bisa membantu masyarakat kurang mampu .


Lanjut ,Ikomang Koheri anggota Komisi VIII,kita disini termasuk mengawasi Kementrian Sosial,bantuan PKH ,BNPT,di Lampung ini untuk bantuan Dari Kementrian Sosial sekitar 3,6 Trilyun, itu di bagi di Kabupaten Kota, seperti di lampung Tengah,ada 70000 bantuan BNPT,itulah salah satu tugas kita paparnya.
(Regen)

Ternyata Ini Penyebab Anak Sulit Diatur, Simak Tips dan Cara Mendidik Anak Dalam Islam

Asafamedia artikel penuh berkah

Dalam artikel ini ada beberapa penyebab anak menjadi bandel dan susah diatur serta bagaimana cara mengatasinya.

A. Penyebab Anak yang Susah Diatur (Bandel)

1.Sering Dimanja

2. Kurangnya Kasih Sayang

3. Mendidik Anak dengan Kekerasan

4. Masuk dalam Lingkungan yang Salah

5. Mainan yang Belum Layak Diberikan

6. Kurang Mengenal Agama

Asafamedia ilustrasi gambar

B. Cara Mengatasi Anak yang Bandel dan Susah Diatur

1. Anak yang Sedang Menangis

Pada saat anak menangis jangan memarahinya apalagi sampai memukulnya karena itu bukan solusi yang tepat bahkan anak akan semakin keras tangisannya.

Solusinya: Sebaiknya anak dibiarkan sejenak sampai dia tidak mengeluarkan suara tinggi. Pada anak usia 2-3 tahun cara meredam agar anak tidak menanggis lagi, dengan menunjukkan sesuatu ke atas seolah-olah ada yang aneh.

Kemudian memberikan hadiah/mainan yang mengeluarkan suara atau pun benda lainnya yang sering dimainkan, menggendong dan mengajaknya keluar melihat disekeliling rumah, mengeluarkan suara yang menyerupai hewan misalnya suara ayam atau kucing.Pada anak usia 4-5 tahun caranya dengan membelikan makanan untuknya, mengajaknya jalan- jalan keluar rumah, memberikan hadiah yang ada syaratnya harus diam terlebih dahulu, memberikan cerita hewan dengan ekspresi yang menyakinkan dan menunjukkan salah satu mainan seolah-olah kamu tidak mengetahuinya.

2. Jika Anak Tidak Ingin Makan

Sebagian anak susah untuk makan makanan rumah misanya nasi, ayam, sayur, ikan dll. Di sinilah kita harus berkreasi pertama kalian ambil makanannya ceritakan yang menarik dari makanan tersebut.

Kedua pujilah dia seakan-akan si pemberani yang tidak takut sama makanan tersebut. Ketiga ajak anak makan sambil bermain misalnya seolah sendok tersebut sebagai pesawat yang ingin masuk kedalam gua yaitu mulutnya.

3. Jika Anak Tidak Ingin Mandi

Dekati anak dan cium dia seolah-olah badannya bau dan tidak ada yang ingin mendekatinya. Bisa juga katakan kepada anak tersebut, “Nak, nanti ada cacing di perutmu kalau tidak mau mandi,”.

4. Jika Anak Tidak Ingin Belajar

Di sini kita harus memberikan alat tulis dan buku yang menarik misalnya alat tulis warna- warni, buku yang ada gambar hewannya. Mulanya kita harus membuat gambaran tetapi dalam bentuk angka atau huruf supaya anak lebih asyik dalam belajarnya.

5. Jika Anak Tidak Mau Shalat

Berceritalah tentang masa kecil Rasulullah SAW dan menakut-nakuti anak jika meninggalkan shalat nanti akan dihukum dan tidak ada lagi teman yang ingin berteman dengannya( red)

Asafamedia information and searching

Kapolri Mulai Geram Jika Tidak Viral Prosesnya Mungkin Tidak Berjalan Baik

Asafamedia berimbang dan terpercaya

Asafamedia|•Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya melakukan evaluasi secara menyeluruh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini buntut munculnya sejumlah tagar kritik terhadap Korps Bhayangkara. “Jadi beberapa waktu yang lalu muncul tagar percuma lapor polisi, kemudian muncul lagi #1hari1oknum. (Disebabkan) kekerasan berlebihan yang dilakukan oleh anggota Polri dimunculkan,” ujar Listyo saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi analisis dan evaluasi Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) secara virtual, Jumat, 17 Desember 2021.

Selain itu, aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya saat menertibkan unjuk rasa di Tangerang turut memperburuk citra Polri. Termasuk aksi polisi lalu lintas bak koboi jalanan di Tol Bintaro, Pondok Pinang, hingga berujung jatuhnya korban jiwa. “Ini juga di mata masyarakat kemudian menjadi suatu penilaian,” kata dia.

Listyo menyebut masyarakat menilai polisi tidak akan serius menangani kasus jika tidak viral. Bahkan, penyelesaian kasus yang dilaporkan lebih lama dibandingkan kasus yang viral.

“Jadi ini kemudian sudah melekat di masyarakat bahwa harus viral. Karena kalau tidak viral maka prosesnya tidak akan berjalan dengan baik,” ucap dia.

recommended by
Mgid
Mgid

ARTRIVIT
Orang yang Mengalami Sakit Lutut dan Pinggul Harus Membaca Ini!
PELAJARI LEBIH
Mantan Kabareskrim itu menekankan fenomena ini harus menjadi evaluasi bagi institusinya. Listyo meyakini kritik tersebut menjadi perbaikan Polri ke depan dalam melayani masyarakat.

“Ini menjadi bagian dari tugas rekan-rekan kemudian untuk mengevaluasi. Di sisi mana yang masih kurang, terkait dengan perjalanan organisasi kita. Baik secara manajemen, atau secara perilaku individu,” kata dia. | Pnr

Brimob Melaksanakan Simulasi Anti Anarkis Di Jalan Utama Pemda Lampung Tengah

Asafamedia online berimbang dan terpercaya

Asafamedia|•Batalyon B dan Batalyon C Pelopor yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Kompol Saifullah, S.E., M.M., M.H. dan didampingi oleh Wadanyon C Pelopor AKP Iwan Setiawan, S.E., M.H., terus meningkatkan kemampuan yang dimiliki oleh Brigade Mobile Polda Lampung. Pada kesempatan kali ini Kemampuan yang dilatihkan yakni Simulasi Penindakan Anti Anarkis oleh Detasemen 45 Batalyon B dan Batalyon C Pelopor.

Simulasi yang dilakukan di Jalan Utama Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah ini merupakan implementasi dari Direktif Komandan Korps Brimob Polri melalui Komandan Satuan Brimob KBP Wahyu Widiarso Suprapto, S.Ik., M.Si. tentang Sosialisasi Materi yang telah dilatihkan secara terpusat dari Mako Korps Brimob Polri dan diturunkan kepada Jajaran Batalyon Pelopor.

Penindakan Anti Anarkis ini bertujuan untuk mengantisipasi Kontijensi yang ada di Provinsi Lampung Khususnya Kabupaten Lampung Tengah, dimana pada Simulasi ini Personel Brimob melaksanakan Penangkapan dan Pengejaran terhadap Pelaku Anarkis yang menjarah Objek Vital baik Pusat perbelanjaan dan Perkantoran Kabupaten Lampung Tengah.

Dengan dilaksanakannya Simulasi ini diharapkan mampu meningkatkan Kualitas Personel Brimob Polda Lampung, sehingga Brimob selalu siap untuk mengamankan dan menjaga keutuhan NKRI dan menjaga stabilitas Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Lampung Tengah. | Pin

Sungai Wayratai Meluap, 4 Desa Terendam Banjir

Asafamedia media informasi online berimbang dan terpercaya

Asafa_Mediaonline,PADANG CERMIN, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pesawaran, tepatnya di Kecamatan Padang Cermin mengakibatkan meluapnya Sungai Wayratai dan merendam ratusan rumah warga yang ada di empat desa setempat.

Hujan deras tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 15:00 WIB yang menyebabkan air sungai Wayratai naik hingga ke pemukiman warga, Kamis 16 Desember 2021.

Camat Padang Cermin, Darlis mengatakan, air Wayratai terus naik secara perlahan sehingga empat desa mengalami uapan air hingga satu meter.

“Ya akibat peristiwa tersebut setidaknya ada empat desa yaitu Desa Padang Cermin, Hanau Berak, Ganjaran, dan Desa Sanggi yang terendam banjir,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun ia mengimbau warga masyarakat agar tetap waspada dan selalu siaga.

“Memang tidak ada korban jiwa, namun di musim penghujan ini kita harus selalu waspada dan siaga,” pungkasnya.

(WII)

Carut Marut Pertanahan Semakin Menggurita, Junimart Girsang Desak Sofyan Djalil Mundur Dari Kabinet

Asafamedia media informasi online berimbang dan terpercaya

Asafamedia|•Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang menyarankan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengundurkan diri dari jabatannya di Kabinet Indonesia Maju.

“Menteri ATR/ BPN Sofyan Djalil seharusnya sebagai seorang sosok pemimpin/ akademisi yang mumpuni sebaiknya mengundurkan diri dari Kabinet Presiden Jokowi,” ujar Junimart kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Hal itu ditegaskan Junimart sebagai konsekuensi atas carut marutnya konflik pertanahan antara masyarakat dengan para pengusaha. Akibat pemberian ijin Hak Guna Usaha (HGU) serta Hak Guna Bangunan (HGB) kepada para pengusaha oleh Kementerian ATR/BPN yang kerap kali mengesampingkan hak hukum atas tanah masyarakat.

“Carut marut pertanahan di Indonesia semakin menggurita terbukti dari konflik konflik yang terjadi di masyarakat menyangkut pemberian HGU, HGB dan ijin lainnya kepada para pengusaha dibeberapa daerah menimbulkan keresahan di masyarakat. Karena sering kali dari hak atas tanah yang diberikan itu, masyarakat justru menjadi kehilangan tanah,” tegas Politisi PDI-Perjuangan itu.

Ditambah lagi, realita kian maraknya aksi mafia tanah di Indonesia yang justru melibatkan para oknum dari Kementerian ATR/BPN secara bersama-sama dengan para mafia tanah. Hal itu menurut Junimart, hasil dari aksi pembiaran yang selama ini dilakukan oleh Sofyan Djalil kepada para bawahannya.

“Belum lagi, makin maraknya mafia-mafia tanah yang melibatkan internal dari Kementerian ATR/BPN itu sendiri. Permafiaan ini diamini oleh Sofyan Djalil dan memang ada yang dilakukan secara sistemik dan terstruktur. Menurut saya ini adalah buah dari pola pembiaran yang selama ini dilakukan oleh Menteri Sofyan Djalil,” papar Junimart.

Lebih lanjut, Politisi kelahiran Kabupaten DAIRI itu. Mengatakan jika Sofyan Djalil tidak bersedia mengundurkan diri dari jabatannya, sebaliknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus bertindak tegas dengan mencopot jabatan Sofyan Djalil.

“Jadi jika tidak bersedia mundur, lebih baik Presiden Jokowi mencopot Sofyan Djalil. Karena hasil temuan kami di Komisi II ketika melakukan kunjungan-kunjungan kerja ke daerah, menemukan pemberian HGU dan dan hak tanah lainnya kepada para pengusaha jelas-jelas telah merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Panja Mafia Tanah Komisi II DPR itu, mengungkapkan setidaknya terdapat sebanyak lima poin yang menjadi catatan buruk Kementerian ATR/BPN dibawah kepemimpinan Sofyan Djalil.

“Pertama, penyebab Sertipikasi PTSL bermasalah, karena pengukuran melibatkan pihak ketiga dalam hal ini surveiyor yang ditunjuk lewat lelang pekerjaan oleh BPN Pusat. Dimana validitas pengukurannya menurut saya semi ilegal dan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, karena dilakukan oleh pihak ketiga yang mana kontrol kwalitas pekerjaan pihak ketiga tidak mempunyai kekuatan hukum (Rechtkadaster). Bahkan ada oknum pengukuran yang melakukan pengukuran tanah cukup di atas meja seperti potong tahu,” sebutnya.

Selain itu dalam catatan kedua, lanjut Junimart, seleksi pejabat eselon III dan II di lingkungan Kementerian ATR/BPN selama ini berlangsung sangat diskriminatif cenderung KKN dimana banyak ASN yang memenuhi syarat tidak bisa menduduki jabatan strategis bahkan sebaliknya.“Sistem pemilihan seperti ini menyuburkan mafia tanah, karena sebagai akibatnya para kepala kantor di tingkat daerah Kabupaten/Kota dan kepala kantor wilayah di tingkat Provinsi, pada akhirnya tidak berani menindak para mafia tanah di daerah masing-masing sebagaimana yang diinginkan presiden Jokowi. Dengan alasan memilih aman demi jabatan mereka, sebaliknya para kepala kantor yang ingin menumpas mafia tanah, malah tidak diijinkan,” kata Junimart.

Ketiga keberadaan Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra, selama ini dinilai kurang bekerja menjalankan landreform dan penanganan konflik agraria. Hal tersebut dikatakannya sebagai salah satu penyebab selama satu tahun terakhir pengukuran ulang terhadap konflik HGU tidak pernah bisa terealisasi.

“Keempat, maraknya buku tanah atau warkah pendaftaran tanah yang hilang, pada hal warkah itu kumpulan berkas penerbitan sertifikat tanah yang disimpan oleh BPN. Ketika barang berharga itu hilang akibatnya kepastian sertifikat tidak terpenuhi, dan ironisnya lagi banyak sertifikat tanah terbit yang lokasinya tidak bisa ditemukan,” lanjutnya.

Sedangkan catatan kelima, Kementerian ATR/BPN dianggap lebih memprioritaskan program pemberian Sertifikat Tanah Gratis atau PSTL yang tidak sesuai sasaran dibandingkan dengan pemberian sertifikat tanah Redistribusi kepada para petani penggarap atas lahan yang dibagikan oleh negara sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 224 Tahun 1961.

“Sertifikasi redistribusi terhambat, karena Kementerian ATR/BPN lebih memprioritaskan PTSL dari pada Redistribusi,” jelasnya.

Karenanya Junimart menyakini, Kementerian ATR/BPN dibawah kepemimpinan Sofyan Djalil dalam menjalankan program pertanahan Presiden Jokowi diantaranya pemberian sertifikat tanah gratis atau PTSL, Redistribusi, Reforma Agraria. Hanya sebatas euforia semata dan jauh dari target bin gagal.

“Saya meyakini Presiden Jokowi tidak mengetahui fakta fakta permasalahan pertanahan yang terjadi ini di Masyarakat. PTSL, Redis, Reforma Agraria hanya sebatas euforia. Jauh dari target yang dicanangkan oleh presiden bahwa tanah harus pro rakyat sesuai pasal 33 UUD 1945. Ditambah lagi keluhan masyarakat tentang sistem pelayanan Badan Pertanahan untuk pengurusan sertifikasi. SOP nya yang tidak berjalan, pengamatan saya berdasar croscek lapangan Menteri ATR/ BPN ini asbun saja”tandasnya. | pin

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai