Beri Kejutan pada Mantan Ajudan Irjen Pol (purn ) Ike Edwin kunjungi rumah Gustam Dalam Rangka HUT Bayangkara

Asafamedia•| Bandar Lampung | 24 juni2021 pagi pagi sekali dang Ike memberikan kejutan kepada mantan ajudannya Gustam sewaktu menjadi Kapolda dulu .

Dalam kunjungannya Bang Gustam nampak Terkejut saat kedatangan Dang Ike Mengunjungi kediamannya
Bang Gustam Bertanya saat dang mengunjunginya Wah dang Pagi kerumah Saya Gak nyangka dang mengunjungi rumah saya dadakan betul dang ujar nya bang gustam

Dalam rangka HUT bayangkara Dinda gustam dang menghampiri Dinda ini kangen karena ingat sewaktu Dinda jadi mendampingin dang kemana mana sewaktu tugas dulu Dinda sekaligus dang mau mengucapkan selamat hari ulang tahun polisi yang ke 75 semoga kita semua kompak terus dan diberi kesehatan aamin ujara Irjen pol (Purn) Ike Edwin .

gustam juga memberikan banyak terimakasih kepada dang sudah jauh jauh dan memberikan kejutan mengunjungi kami dang semoga dang sehat selalu terus memberikan yang terbaik untuk kami yang saya dengan dang Ike Edwin ujar nya. (Aziz )

Irjen pol (Purn) Ike Edwin mengunjungi tempat kediaman Rekan Sekaligus Mantan Anggota Achmad Defyudi,SH.MH

Asafamedia|• Bandar Lampung mengunjungi sekaligus membesuk rekan sekaligus mantan anggota kepolisian Achmad Defyudi,SH.MH Irjen Pol (Purn) Ike Edwin memberikan kejutan kepada rekan kerja nya sewaktu dulu dikepolisian tanggal 23 Juni 2021.

Irjen pol (Purn) Ike Edwin mengungkapkan rasa kangen bertemu rekan kerjanya ini banyak sekali yang di sampaikan oleh Irjen pol ( Purn) Ike Edwin kepada Achmad Defyudi tentang rasa sedih melihat rekan sekaligus mantan anggota dlu terkena struk . Namun Irjen pol (Purn) Ike Edwin mendoakan rekan nya agar cepat sembuh dan dapat beraktifitas kembali.

Achmad Defyudi juga menyampaikan banyak terimakasih kepada Irjen pol (purn)Ike Edwin yang malam -malam menyempatkan datang ke rumah kediaman saya suatu hal berharga untuk saya dang ,sudah dikunjungi dang Ike untuk melihat saya (Aziz)

Diduga Proyek Desa Penengahan Tidak sesuai dengan Anggaran jadinya asal asalan

Asafamedia°|Pesawaran•|Berdasarkan hasil investigasi LSM BPPI DPW Lampung bersama media Jejak Kasus di lapangan, adanya indikasi korupsi mengenai proyek Tanki Septic skala Komunal di Desa Penengahan Kecamatan Waykhilau, Kabupaten Pesawaran, Senin (21/06/2021).

Menurut data yang dihimpun dari LKPSE Kabupaten Pesawaran total Pagu yang dianggarkan oleh Dinas PU Kabupaten Pesawaran senilai Rp 364.060.00,- namun faktanya tidak sesuai di lapangan.

Dari hasil investigasi di lapangan, Aditia Dinata selaku anggota LSM BPPI DPW Lampung menanyakan kepada salah satu warga yang menerima manfaat dari bantuan Tanki Septic skala Komunal tersebut yang diduga sangat tidak sesuai dengan Pagu yang dianggarkan.

Menurut penjelasan warga yang enggan disebutkan namanya, beliau bercerita bahwasanya, “bantuan tersebut memang betul ada, namun kami cuma di buatkan lobang Septic Tank 1 untuk 5 rumah, dan kami diberikan closet 1 rumah 1 dan itupun kami disuruh memasang sendiri dan ada sisa material dilokasi tersebut sudah diambil kembali oleh pengurusnya,” ketusnya dengan nada yang sedih.

Selanjutnya, kami berjalan menuju Dusun Kampung Baru yang ada di Desa Penengahan, bahkan lobang Septic Tank didusun tersebut terlihat retak dan diduga asal jadi, dan lebih parahnya lagi mereka hanya dibuatkan lobang Septic Tank, namun closet mereka tidak dibagikan.

Ketika konfirmasi kepada Ketua Pelaksana yang bernama Said, memang peraturan dari Dinas PU Kabupaten Pesawaran seperti itu, closet itu beli sendiri. Dan ketika Aditia menanyakan kenapa untuk di Dusun Kampung Baru tersebut sudah mulai retak, beliau menjawab, kan itu sudah lama, Sudah hampir 1 tahun.

Bahkan, Said selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa, “kalian itu salah kalau menanyakan ke saya, seharusnya kalian itu menanyakan langsung ke Dinas PU, kalau nanya ke saya malu kalian, kalau nanya ke saya,” ketusnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, keadaan sekarang proyek Septic Tank skala Komunal tersebut terbengkalai dan WC tersebut tidak bisa difungsikan sampai sekarang, alias mubadzir.

Untuk menindak lanjuti proyek yang terbengkalai dan asal-asalan tersebut, Asfari Faza selaku Ketua DPW akan mengadukan proyek asal asalan dan diduga di korupsi tersebut ke Dinas PU Kabupaten Pesawaran. (Asf)

Toni Eka Candra Angkat Bicara Masalah Proyek Dikerjakan Asal Jadi

Asafamedia|•Toni Eka Chandra menyatakan sejumlah proyek provinsi Lampung perlu dievaluasi. Salah satunya, yang ia kritisi adalah proyek Rp 5,7 miliar berupa jalan poros desa Tegal Mukti – Tajab di Kabupaten Way Kanan.

“Kapan Lampung mau maju, kalau uang rakyat digunakan untuk pembangunan yang asal asalan,” kata Tony Eka Chandra, Selasa (22/7).

Kondisi proyek jalan provinsi Lampung tidak akan pernah mantap dan selesai, bila diserahkan kepada pemborong model seperti yang terjadi di Way Kanan.

Tony yang mantan ketua Komisi IV DPRD Lampung (membidangi infrastruktur jalan), dan tokoh yang dikenal publik dekat dengan Arinal Djunaidi, Gubernur Lampung itu — menyarankan agar Kepala Dinas PUPR selektif lagi dan lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap proyek- proyek pekerjaan di PUPR, karena bila dibiarkan pembangunan infrastruktur yang butuh biaya besar tidak akan pernah selesai.

Proyek peningkatan Jalan Poros Provinsi di Kabupaten Way Kanan kembali menjadi perbincangan publik, sepekan ini.

Belum saja genap 6 bulan, proyek tersebut dari serah terima sementara pekerjaan sudah amburadul.

Pengerjaan proyek tersebut terindikasi tidak sesuai dengan standar mutu, dimana terlihat di sepanjang 1 kilometer berlubang-lubang seolah asal-asalan dalam pengaspalan, tak hanya itu di beberapa bagian ruas jalan pun mengalami hal yang sama. (red)

Dang Ike menghadiri acara temu kangen tokoh masyarakat Lampung

Asafamediaonline|Bandarlampung |19juni2021
Dang Ike sapaan hangat nya bersama suttan junjungan sakti yang dipertuan ke 27 menghadiri acara undangan Erick salah satu Mentri terbaik Lampung.

Dalam acara temu tokoh adat masyarakat Lampung dang Ike menyampaikan beberapa cerita tentang adat istiadat Lampung yang masih kental di bumi Lampung ini betapa tidak karena orang Lampung adalah orang yang selalu tunduk dengan aturan tatatiti adat ujarnya

Selain itu dalam acara tersebut dihadiri juga oleh artis Pasha ungu yang nampak gagah dalam acara temu kangen tokoh adat masyarakat Lampung.

Tujuan pertemuan antara tokoh adat masyarakat Lampung ini untuk mempererat tali persatuan kekeluarga adat budaya masyarakat Lampung . ( AF)

#lampung

Ketua Komisi II DPRD Metro Minta PPDB SMA Dan SMK Tahun 2021 Ditunda

Asafamedia|•Metro |Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menunda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi II Fahmi Anwar, pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan wali murid akan sistem aplikasi yang tidak sesuai dengan pedoman sejak dibukanya pendaftaran PPDB tahun ini.

Keluhan warga itu terkait jalur prestasi. Kita tahu, PPDB ini kan ada 4 jalur. Tapi, ketika mendaftar lewat jalur prestasi, sistem secara otomatis saat membuka pilihan sekolah tidak terbuka, karena dalam zonasi. Ini kan enggak sesuai dan merugikan calon peserta,” ucap Fahmi, Rabu (16/6/2021).

Sistem menolak jalur prestasi karena lokasi rumah pendaftar masuk zonasi. Ini yang dinilai merugikan masyarakat. Karena anaknya memiliki prestasi, tapi tidak bisa mendaftar. Padahal, aturan jelas menyebutkan pendaftaran PPDB melalui 4 jalur.

Fahmi juga mengatakan, dalam Pasal 19 Permendikbud Nomor 1 tahun 2021 dan Pasal 13 Pergub Lampung Nomor 16 tahun 2021 menyebutkan, selain melalui jalur zonasi yang telah ditetapkan, calon peserta didik bisa mendaftar melalui jalur afirmasi atau prestasi.
(Red)

Gemma ( Gerakan Masyarakat Muda) Silaturahmi dikediaman Rumah Penasehatnya Irjen Pol ( Purn) Ike Edwin .

Asafamedia|Bandar Lampung ,16juni2021 gerakan masyarakat muda atau Gemma berkunjung ke kediaman iren pol (Pur) Ike Edwin dalam kunjungannya tersebut ketua dari gemma Agung mengungkapkan rasa terima kasih kepada Irjen Pol (Purn) Ike Edwin yang telah menyetujui menjadi penasehat ormas Gemma (Gerakan Masyarakat Muda ).

Setelah Menandatangani kesediaan sebagai penasehat di Gemma ,Irjen pol purn Ike Edwin juga tak lupa memberikan sebuah dedikasi serta arahan dan motivasi kepada ormas Gemma ( Gerakan Masyarakat Muda ) agar bisa menjadi suatu waddah ormas yang solid dan berkualitas dalam hal apa pun.

Setelah memberikan pengarahan dan sedikit pengalaman dalam berorganisasi dilanjut dengan berfoto bersama gemma atau gerakan masyarakat muda akan lebih semangat lagi untuk kedepannya Ujar ketua Gemma Gerakan Masyarakat Muda Agung .(Azri )

Sugito Pencuri Dengan Modus Pecah Kaca Kini Terduduk di Kursi Roda

Asafamedia|Lampung Barat | Sugito, 42, warga Kecamatan Sungkai, Lampung Utara, pelaku pencurian modus pecah kaca mobil akhirnya ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Barat. Sugito terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena melawan saat ditangkap.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan mengatakan, Sugito beraksi di depan Rumah Makan Pagaruyung, Pekon Sebarus, Kecamatan Balikbukit, Jumat (11/5/2018) silam.

Korbannya adalah Lekok Maria warga Pekon Kegeringan, Kecamatan Batubrak. Kasus ini dilaporkan dan tertuang dalam LP/B-247/V-2018/POLDA LPG/RES LAMBAR/SPKT tertanggal 11 Mei 2018.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. “Saat itu korban menjemput anaknya sekolah dan memarkir mobil Honda Jazz warna biru BE 2369 CT di pinggir jalan,” kata Made Silpa. Ketika Lekok kembali, ia melihat pintu kaca belakang samping kiri sudah pecah. Sementara tas Eiger warna hitam yang berisi dompet dengan uang tunai sebesar Rp400 ribu dan beberapa identitas hilang.

Made Silpa mengungkapkan, dari hasil penyelidikan, Sugito juga diduga terlibat pencurian modus pecah kaca di lokasi sama pada Selasa (22/5/2018). Korbannya Tunggu Asra, 52, warga Pekon Tanjungraya, Kecamatan Waytenong. “Kronologisnya pada 22 Mei 2018 sekitar pukul 15.00 WIB, korban baru saja mencairkan dana BOS di Bank Lampung sebesar Rp20 juta. Lalu ia pergi ke Rumah Makan Pagaruyung untuk membeli sayur dan memarkir mobil Daihatsu Xenia BE 2940 JF di seberang jalan,” urainya.

Dinas Pariwisata Pesawaran Mengharapkan Kerjasama Yang Baik kepada Usaha Wisata Dalam Pengembangan Destinasi Wisata

Asafamedia|• Pesawaran – Destinasi Wisata adalah Salah satu upaya Pemerintah untuk terus mengembangkan Potensi Potensi dalam menjaga Lingkungan agar tetap melestarikan budaya dan menonjolkan Pariwisata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Di dalam pasar banyak pelaku yang terlibat. Meskipun peran mereka berbeda-beda, tetapi harus diperhitungkan dalam pengembangan pariwisata.

Dalam hal ini bisa dimaklumi mengapa suatu daerah atau negara lain hanya menempati posisi sebagai penerima wisatawan atau penyedia jasa semata.

Karena Industri Pariwisata adalah semua usaha wisata yang menghasilkan barang dan jasa bagi pariwisata. usaha-usaha wisata yang menawarkan jasa secara langsung kepada wisatawan. Contoh Home Stay, restoran, biro perjalanan, pusat informasi wisata dan atraksi hiburan.

Juga Seperti Pelaku usaha yang mengkhususkan diri pada produk-produk yang secara tidak langsung mendukung pariwisata. Contoh usaha kerajinan tangan, lembar panduan wisata dan sebagainya.

Pemerintah mempunyai otoritas dalam peraturan, menyediakan dan peruntukan berbagai infrastruktur yang terkait dengan kebutuhan pariwisata. Pemerintah juga bertanggung jawab dalam menentukan arah kebijakan, yang menjadi panduan bagi stokeholder lain yang memainkan peran masing-masing dalam pariwisata.

Dalam menjalankan perannya pemerintah juga perlu menyusun rencana yang jelas. Tidak kalah penting adalah konsistensi antara perencanaan dengan implementasi.

Terutamanya Produk Asli Masyarakat Lokal yang bermukim di kawasan wisata, menjadi salah satu kunci dalam pariwisata, karena sesungguhnya merekalah yang menyediakan sebagaian besar atraksi sekaligus memberikan kualitas produk wisata, seperti upacara adat, kerajinan tangan dan kebersihan daerah tujuan wisata.

Kesenian menjadi salah satu daya tarik wisata juga hampir sepenuhnya milik mereka. Tidak jarang masyarkat lokal sudah lebih dahulu terlibat dalam pengelolaan aktivitas pariwisata sebelum ada kegiatan pengembangan dan perencanaan. Masyarakat lokal biasanya mempunyai tradisi dan kearifan lokal dalam pemeliharaan sumber daya pariwisata.

Begitulah pemaparan Kadis Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsyafri saat ini di temui oleh Mitrapol di Ruang kerjanya Pada, Senin (14/06/2021).

Tak hanya itu Elsyafri juga menambahkan, Diharapkan untuk Pelaku Pelaku Usaha Wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran yang belum mengurus izin Usahanya untuk disegerakan mengurus izin usaha Pariwisatanya.

” Karena Kenapa, Karena dengan di berlakukannya usaha ini dengan program pemerintah sekarang ini, akan membantu pelaku pelaku usaha di lokasi juga. Disamping itu kalaupun mereka tidak tau, iya datang lah kedinas Pelayanan satu Pintu dan bagi Desa Desa yang sedang mengembangkan Potensi wisata di Desanya secara utuh, di harapkan menjaga Kebersihan Lingkungan, agar tetap melestarikan budaya di Desanya,” Ujar Okta Kepada Mitrapol diruang kerjanya Pada Senin, (14/06/2021).

Ditempat yang sama, Yudiana selaku Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Mengungkapkan, Sebelum adanya Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) daerah mengeluarkan dan menerbitkan

Dicukupi sebelum adanya Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kita sifatnya rekomendasi saja secara teknis. ini layak dilakukan yang namanya pengeluaran nanti dikeluarkan. selama ini belum teridentifikasi secara baik tanda daftar usaha pariwisata itu belum teridentifikasi. apakah Semua sudah mengurus, apakah masih ada yang belum mengurus. kalau misalnya ini terjadi kita belum melakukan dan tidak mau melakukan itu namanya pelanggaran kita harus bisa melakukan evaluasi sifatnya. Jika Pelanggan Terjadi bisa kita tutup. tapi setiap tahun bisa ada perubahan secara fisik ataupun yang sifatnya lingkungan,”Terangnya.

Yudiana berpesan, Berwisata ditengah Pandemi Covid-19, agar selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan menjaga Selalu kesehatan pengelola dan pengunjung wisata.

” Tetap Protokol Kesehatan menjadi penting.
Berwisata ditengah Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga Selalu kesehatan pengelola serta pengunjung wisata,” Tutupnya.



Pewarta : Deni Wijaya

DIDUGA MINIMNYA STAF PENANGANAN BAGIAN PENDAFTARAN PUSKESMAS GEDONG TATAAN JADI SOROTAN

Pesawaran|Asafamedia| tanggl 14 Juni 2021 diduga kurang nya staf bagian penerimaan pendaftaran pasien di Puskesmas gedong tataan banyak pasien mengeluhkan kinerja staf penerimaan sangat lambat dalam bidang penangan kesehatan.

Pengakuan dari pasien terhadap staf pendaftaran bahwa tidak tanggapnya Bagian pendaftaran dalam hal menangani para pasien yg ingin mendaftar banyak menunda nunda karena banyaknya Yang mendaftar .

Harapan pasien harus adanya penambahan staf dibagian pendaftaran agar para pasien tidak menunggu terlalu lama dalam hal pendaftaran.jika di bagian pendaftaran saja lama apa lagi yang lainnya ujar pasien berinisial AF kerena seorang yang sakit harus cepat di tangani oleh pihak penyedia layanan kesehatan termasuk puskesmas.

Red

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai